Awal mendengar nama Okja, saya sempat mengira bahwa itu sesosok hantu asal asia timur. Namun, kakak saya bilang ini film Korea-Amerika yang bercerita tentang babi super, Okja. Jangan pernah berpikir kalau dia adalah pahlawan hanya karena ada embel-embel 'super'. Maksudnya disini adalah ukurannya yang sangat jumbo.
Mundur ke sepuluh tahun lalu, Lucy Mirando menasbihkan dirinya sebagai CEO Mirando Coorporation menggantikan saudara kembarnya, Nancy. Ia mengubah image perusahaan Mirando dari produsen agrokimia menjadi perusahaan Hot Dog paling ramah lingkungan. Mengembang biakkan babi super besar tanpa adanya rekayasa genetik. 26 bayi babi super akan dibesarkan di tiap-tiap cabang Mirando seluruh dunia. 10 tahun mendatang ke 26 babi jumbo itu akan diambil kembali dan hanya ada satu babi mendapatkan penghargaan Babi paling unggul.
10 tahun dari saat itu, cerita berfokus pada keakraban Okja dan Mija. Okja adalah babi milik Perusahaan Mirando yang diurus oleh peternak Korea. Sementara Mija adalah cucu Si Petpeluru ereka berteman baik. Koneksi yang terjalin antara mereka seperti seeokor anjing dengan tuannya. Di film ini sih, Okja digambarkan cerdas seperti seekor anjing. Padahal perawakannya lebih mirip Kuda Nil.
Karena Okja sudah bersama Mija sejak umurnya 4 tahun, ia merasa Okja miliknya. Ia meminta kakeknya untuk membeli Okja dari Perusahaan. Kakeknya mengiyakan padahal tidak membeli Okja. Pada akhirnya juga Okja harus diambil lagi oleh pemiliknya, Mirando Coorporation. Saat itu tiba, orang-orang utusan Mirando datang untuk Okja. Bukan hanya untuk mengambil gambar Okja untuk tayangan televisi, tapi juga untuk menjemputnya. Kakek mengajak Mija pergi ke makam ayah ibunya agar tidak melihat Okja dibawa. Setelah mendengar kenyataan bahwa Kakek tidak membeli Okja, Mija langsung kembali ke rumah untuk memastikan Okja masih ada. Terlambat. Ternyata Okja sudah diangkut ke perusahaan Mirando di Seoul.
Singkat cerita, nekatlah gadis 14 tahun itu menyusul Okja. Dengan bekal tas pinggang berisi uang dan babi emas pemberian kakek, Mija pergi ke Seoul. Akhirnya,Ia sampai di Perusahaan Mirando. Dari sini keseruan dimulai. Mija mendobrak kaca transparan hingga pecah berkeping-keping demi menemukan Park Mundo, wakil Mirando di Seoul. Jika ia bisa menemukan Mundo, maka Okja juga bisa ditemui. Aksi kejar-kejaran pun tak terelakkan. Menghindari resepsionis dan satpam lalu Mija terjun ke atas truk container berisi Okja. Rencananya, Perusahaan akan mengirim Okja ke New York untuk mendapat penghargaan Babi Super Paling Unggul mengalahkan 25 babi super lainnya.
Belum tuntas perjuangan Mija membawa pulang Okja, muncul kawanan bertopeng aneh dan misterius yang berusaha merampok muatan truk. Anehnya mereka sangat ramah. Sempat-sempatnya melambaikan tangan dan mengingatkan Mundo jangan lupa memakai sabuk pengaman. Tentu saja karena truk mereka akan memepet truk perusahaan Mirando. Memang tak disangka, niat mereka dari awal memang untuk menculik si Babi Super. Apa untungnya?
Mereka tidak serta merta berhasil. Karena kekuatan Okja mampu menghalau mereka. Ditambah lagi dengan kehadiran Mija yang tiba-tiba. Okja pun lebih memilih kabur bersama Mija. Aksi kejar-kejaran jilid dua pun terjadi. Mija-Okja dikejar kawanan aneh dan kawanan itu juga dikejar Tim Mundo.
Mija yang panik akhirnya melarikan Okja lewat jalur kereta bawah tanah dan pusat perbelanjaan. Sontak para pengunjung panik dengan kehadiran babi jumbo entah asalnya dari mana. Akibat menghindari wanita berkursi roda, Okja 'banting setir' hingga terjatuh terguling. Kawanan aneh menghampiri mereka. Ada yang membantu Mija berdiri, ada yang mencabut beling dari kaki Okja dengan penuh perasaan, dan sisanya melindungi Okja dari peluru bius dengan menggunakan payung. Nyatanya kawanan aneh ini melindungi Mija dan Okja dari Mundo dan anak buahnya. Sebenarnya siapakah kawanan aneh tersebut? Berhasilkah Mija membawa pulang Okja ke gunung? Tonton sendiri deh filmnya! Hehehehe....